Rista Destika Gunawan, Sheikha Shaila Permata, Licia Andika Pratama
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN TELOGOREJO SEMARANG
Keperawatan
Hipertensi
Artikel
07 Agustus 2026
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan kematian dini. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala sehingga banyak penderita terlambat mendapatkan penanganan. Berdasarkan Dashboard Program Penyakit Tidak Menular (PTM) Kota Semarang Tahun 2026, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu dan memerlukan pelayanan yang berkesinambungan. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi pelayanan hipertensi di Puskesmas Bangetayu berdasarkan data Dashboard PTM Kota Semarang Tahun 2026 sebagai dasar dalam meningkatkan upaya pengendalian hipertensi. Metode: Penulisan artikel menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Data diperoleh dari analisis data sekunder yang bersumber dari Dashboard PTM Dinas Kesehatan Kota Semarang Tahun 2026. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan jumlah pasien, hasil pengobatan, tingkat pengendalian tekanan darah, serta kepatuhan kunjungan pasien hipertensi. Hasil: Hasil analisis menunjukkan estimasi penderita hipertensi di Kota Semarang sebanyak 854.419 orang. Sebanyak 97.542 pasien telah terdaftar, dengan 64.402 pasien (66%) masih menjalani perawatan, 22.786 pasien (38%) memiliki tekanan darah terkendali (<140/90 mmHg), 21.368 pasien (36%) memiliki tekanan darah tidak terkendali (≥140/90 mmHg), 15.889 pasien (26%) tidak melakukan kunjungan dalam tiga bulan terakhir, serta 33.140 pasien (34%) tidak melakukan kunjungan selama 12 bulan