Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Bangetayu

18 Juni 2026 Artikel 3 downloads

Penulis

siti mubarokah

Universitas

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN TELOGOREJO SEMARANG

Program Studi

keperawatan

Topik

Kesehatan Ibu Dan Anak

Kategori

Artikel

Tanggal Upload

18 Juni 2026

Deskripsi

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan. Meskipun kehamilan adalah proses fisiologis alami, kondisi ini tetap memiliki risiko komplikasi yang berpotensi meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI) jika tidak dideteksi secara dini. Oleh karena itu, pengenalan dini terhadap gejala kritis—seperti perdarahan, pusing hebat, penglihatan kabur, serta penurunan gerakan janin—sangat krusial sebagai bentuk kesiapsiagaan bagi ibu dan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Desember 2025 di Puskesmas Bangetayu, Semarang, dengan melibatkan 25 orang ibu hamil. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, serta pemanfaatan media visual seperti leaflet. Pendekatan dua arah ini dipilih agar para peserta tidak hanya menerima informasi, melainkan mampu memahami konsep kedaruratan kehamilan secara mendalam. Melalui intervensi ini, pemahaman dan kewaspadaan para ibu hamil terhadap kehamilan berisiko berhasil ditingkatkan secara signifikan. Peningkatan pengetahuan ini menjadi modal penting agar ibu hamil lebih proaktif dalam melakukan pemeriksaan antenatal secara rutin dan segera mencari bantuan medis profesional saat menghadapi keluhan. Artikel ini menyimpulkan bahwa edukasi terstruktur sangat efektif sebagai langkah preventif, dan menyarankan pihak puskesmas untuk menyelenggarakan kegiatan serupa secara periodik.

Preview Dokumen

Browser Anda tidak mendukung preview PDF.

Download PDF