RATIH RISMAYANTI, Maurillya NevaPutri Angela
Universitas Telogorejo Semarang
Keperawatan
Promosi Kesehatan
Artikel
18 Juni 2026
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit pernapasan kronis yang bersifat progresif dan masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Paparan asap rokok dan polusi udara berperan besar dalam meningkatkan risiko terjadinya PPOK, termasuk pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Srondol. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai PPOK melalui pemberian edukasi kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif komparatif dengan pendekatan pre-test dan post-test. Responden berjumlah 20 orang yang terdiri dari pasien dan keluarga dengan faktor risiko PPOK. Edukasi kesehatan dilaksanakan selama 60 menit menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner skala Guttman sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan responden setelah intervensi, ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik dari 70,00% pada pre-test menjadi 83,33% pada post-test serta menurunnya kategori cukup baik dan kurang baik. Edukasi kesehatan tentang PPOK terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga, serta berpotensi mendorong perilaku hidup sehat dalam upaya pencegahan dan pengendalian PPOK.