STUDI FENOMENOLOGI: KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN DAN PENGGUNAAN IUD PADA IBU NIFAS REMAJA

02 Juli 2026 Artikel 1 downloads

Penulis

Vivisovianti, Ade Tasya Rosalina, Anjali Fisalafi Shomad, Rinda Intan Sari, Anis Ardiyanti, Wahyu Cholid Nugroho Sakti

Universitas

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN TELOGOREJO SEMARANG

Program Studi

Keperawatan

Topik

Kesehatan Ibu Dan Anak

Kategori

Artikel

Tanggal Upload

02 Juli 2026

Deskripsi

Kehamilan tidak direncanakan pada remaja merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial yang dapat dipengaruhi oleh budaya. Penggunaan Intra Uterine Device (IUD) pasca nifas sebagai metode kontrasepsi jangka panjang bertujuan mencegah kehamilan berulang, namun pengalaman subjektif remaja pengguna IUD masih jarang dieksplorasi. Studi kasus ini bertujuan memahami secara mendalam dampak psikologis dan kesejahteraan reproduksi remaja pengguna IUD pasca nifas dengan riwayat kehamilan tidak direncanakan di salah satu puskesmas di kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan studi dokumentasi rekam medis serta konseling KB di salah satu Puskesmas kota Semarang. Analisis dilakukan melalui pembacaan berulang, identifikasi tema, dan interpretasi makna pengalaman partisipan. Tema yang dihasilkan yaitu (1) Kurangnya pengetahuan menjadi penyebab utama terjadinya kehamilan tidak diinginkan, (2) Peran orang tua dan lingkungan dalam kejadian kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja, (3) Kehilangan perlindungan administrasi negara akibat budaya “malu”, (4) Remaja dengan kehamilan tidak diinginkan dapat meningkatkan terjadinya postpartum blues, (5) Ketidakpahaman membuat ketidaknyamanan penggunaan kontrasepsi IUD. Oleh karena itu, perlunya pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif, keterlibatan keluarga, dukungan psikososial, serta konseling kontrasepsi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan reproduksi.

Preview Dokumen

Browser Anda tidak mendukung preview PDF.

Download PDF