Bobby Jose
Universitas Telogorejo Semarang
S1 Fisioterapi
Fisioterapi
Artikel
02 September 2026
Osteoarthritis (OA) knee dan Low Back Pain (LBP) merupakan permasalahan muskuloskeletal yang dapat menimbulkan nyeri, keterbatasan gerak, penurunan kekuatan otot, dan gangguan aktivitas fungsional. Kondisi tersebut sering ditemukan pada pelayanan fisioterapi, termasuk pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Penatalaksanaan fisioterapi diperlukan untuk membantu mengurangi keluhan dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kasus serta penatalaksanaan fisioterapi pada pasien dengan Osteoarthritis knee dan Low Back Pain di Puskesmas Bulu Lor selama kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan dua kasus, yaitu satu pasien Osteoarthritis knee berusia 65 tahun dan satu pasien Low Back Pain berusia 52 tahun. Pengambilan data dilakukan di Puskesmas Bulu Lor selama kegiatan MBKM pada periode 5 Mei–30 Juni. Pasien OA mendapatkan dua kali terapi dalam lima hari, sedangkan pasien LBP mendapatkan dua kali terapi dalam tujuh hari. Intervensi pada pasien OA meliputi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Infrared, dan passive stretching. Pada pasien LBP diberikan TENS, Infrared, serta stretching exercise berupa knee to chest exercise dan pelvic tilt stretch.