PENGARUH KOMBINASI TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS), INFRARED, DAN TERAPI LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL TANGAN PADA PASIEN TRIGGER FINGER DI PUSKESMAS PEGANDAN

03 September 2026 Artikel 37 downloads

Penulis

Putri Tristiana Ersa

Universitas

Universitas Telogorejo Semarang

Program Studi

Fisioterapi

Topik

Fisioterapi

Kategori

Artikel

Tanggal Upload

03 September 2026

Deskripsi

Trigger finger (juga disebut stenosing flexor tenosynovitis) adalah kondisi di mana terjadi gangguan pergeseran (gliding) tendon fleksor yang melewati pulley (terutama A1 pulley) pada jalurnya sehingga muncul sensasi “menangkap / mengunci” dalam posisi fleksi ketika jari digerakkan. Berdasarkan kasus pada artikel, pasien Ny. AP, perempuan berusia 55 tahun, didiagnosis trigger finger sinistra dengan keluhan utama berupa nyeri dan penurunan kemampuan fungsional tangan. Pasien mendapatkan intervensi fisioterapi berupa TENS, infrared, dan terapi latihan sebanyak 4 kali selama 2 minggu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien. Nyeri menurun, dengan nyeri tekan dari NRS 8 menjadi 3, sedangkan kemampuan fungsional berdasarkan WHDI mengalami perbaikan dari severe disability menjadi moderate disability setelah 4 kali terapi. engan demikian, kombinasi TENS, infrared, dan terapi latihan menunjukkan hasil yang baik dalam membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional tangan pada pasien trigger finger dalam studi kasus ini.

Preview Dokumen

Browser Anda tidak mendukung preview PDF.

Download PDF