Putri Tristiana Ersa
Universitas Telogorejo Semarang
Fisioterapi
Fisioterapi
Artikel
03 September 2026
Trigger finger (juga disebut stenosing flexor tenosynovitis) adalah kondisi di mana terjadi gangguan pergeseran (gliding) tendon fleksor yang melewati pulley (terutama A1 pulley) pada jalurnya sehingga muncul sensasi “menangkap / mengunci” dalam posisi fleksi ketika jari digerakkan. Berdasarkan kasus pada artikel, pasien Ny. AP, perempuan berusia 55 tahun, didiagnosis trigger finger sinistra dengan keluhan utama berupa nyeri dan penurunan kemampuan fungsional tangan. Pasien mendapatkan intervensi fisioterapi berupa TENS, infrared, dan terapi latihan sebanyak 4 kali selama 2 minggu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien. Nyeri menurun, dengan nyeri tekan dari NRS 8 menjadi 3, sedangkan kemampuan fungsional berdasarkan WHDI mengalami perbaikan dari severe disability menjadi moderate disability setelah 4 kali terapi. engan demikian, kombinasi TENS, infrared, dan terapi latihan menunjukkan hasil yang baik dalam membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional tangan pada pasien trigger finger dalam studi kasus ini.