nabila
UNIVERSITAS TELOGOREJO SEMARANG
FISIOTERAPI
LOW BACK PAIN
Jurnal
04 September 2026
Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat dari ergonomi yang salah. LBP didefinisikan sebagai nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteaus inferior yang berlangsung selama lebih dari satu hari. Tujuan:Mengetahui efektifitas penatalaksanaan fisioterapi terhadap penurunan nyeri pada pasien Low Back Pain. Metode:Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus pada seorang perempuan berusia 45 tahun dengan diagnosis Low Back Pain di UPTD Puskesmas Sekaran, pemeriksaan meliputi anamnesis, pemeriksaan spesifik, pemeriksaan spasme otot, pengukuran nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), pengukuran lingkup gerak sendi menggunakan Goniometer, pemeriksaan kekuatan otot dengan Manual Scale Testing (MMT). Intervensi fisioterapi yang diberikan adalah pemberian mobilitas Infra Red, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), stretching, aktif dan pasif exercise pada lumbal, edukasi, dan home program. Hasil:Nilai nyeri awal saat bergerak 8/10, ditekan 5/10, dan saat istirahat 5/10, setelah diberikan intervensi nilai nyeri menurun menjadi 1/10 saat bergerak, 2/10 saat ditekan, 1/10 saat istirahat. Kesimpulan:Terdapat perubahan yang signifikan setelah pemberian program terapi IR, TENS, active excercise, dan streching. Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali, diperoleh hasil penurunan nyeri dan peningkatan aktivitas fungsional pada pasien Low Back Pain.