enitanurjanah, Enita Nurjanah, Laili Nur Anggraini, Nailal Ulya, Rofi Khatul Janah, Meilia Rahmawati K, Noveri Aisyaroh, Emi Sutrisminah, Endang Susilowati, Erni Budihartini
Universitas Islam Sultan Agung
Profesi Bidan
Kesehatan Ibu Dan Anak
Artikel
08 Oktober 2026
Pendahuluan: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena peningkatan kebutuhan zat besi selama pertumbuhan dan kehilangan darah akibat menstruasi. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu indikator status gizi yang dapat digunakan untuk menilai kondisi gizi remaja. Namun, hubungan antara IMT dengan kejadian anemia masih menunjukkan hasil yang beragam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT dengan kadar hemoglobin pada remaja putri kelas VII di SMP Kartiyoso wilayah kerja Puskesmas Karangdoro Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 46 siswi kelas VII SMP Kartiyoso yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Testdengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki IMT kategori normal sebanyak 23 responden (50,