Nadhia Wahyu Aprilia, Zahwa Nurul Latifa, Egavionabarikhana, Hesty Dwi Hermila Putri, Anjeli Febriani Putri, Mohammad Tiyo Farras
Universitas Dian Nuswantoro
Kesehatan Masyarakat
Hipertensi Remaja
Artikel
12 Januari 2026
Hipertensi pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang cenderung meningkat dan sering tidak terdeteksi karena bersifat asimtomatik, sehingga berisiko berlanjut hingga dewasa dan meningkatkan kejadian penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan jenis kelamin, jenis sekolah, dan status gizi dengan kategori hipertensi pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Mijen, Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa SMA, SMK, dan MA di wilayah kerja Puskesmas Mijen tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 2.589 siswa, dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh dari hasil pengukuran tekanan darah dan antropometri yang tercatat di sekolah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori pra-hipertensi dan hipertensi. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, jenis sekolah, dan status gizi dengan kategori hipertensi pada remaja, sementara tingkat kelas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Status gizi merupakan variabel dengan kekuatan hubungan paling besar terhadap kategori hipertensi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa faktor individu dan lingkungan sekolah berperan dalam kejadian hipertensi remaja. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada perbaikan status gizi melalui skrining dan intervensi dini di lingkungan sekolah.