ANALISIS PELAYANAN KESEHATAN BAGI PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM JAMINAN KESEHATAN DI KOTA SEMARANG

15 Januari 2026 Artikel 11 downloads

Penulis

Lailatul Nirmala Fuadillah Al Humaira, Dinna Febiana, Harnani Happy Denalti, Anindita Tri Kusumadewi, Respati Wulandari, Andreas Jatmiko

Universitas

Universitas Dian Nuswantoro

Program Studi

Kesehatan Masyarakat

Topik

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

Kategori

Artikel

Tanggal Upload

15 Januari 2026

Deskripsi

Universal Health Coverage (UHC) menargetkan akses layanan kesehatan esensial bagi seluruh individu tanpa beban finansial berlebihan. Di Indonesia, UHC diimplementasikan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencakup Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Namun, kesenjangan dalam pemerataan manfaat dan kualitas pelayanan masih menjadi tantangan. Menganalisis implementasi penanganan PMKS dalam sistem jaminan kesehatan di Kota Semarang menggunakan pendekatan SWOT. Penelitian kualitatif deskriptif analitis dengan purposive sampling. Data primer diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan Kepala Seksi Jaminan Kesehatan, sedangkan data sekunder berupa dokumen dan laporan PMKS Kota Semarang tahun 2025 dianalisis menggunakan pendekatan SWOT. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan berupa regulasi jelas, alokasi anggaran khusus, SOP klaim, dan koordinasi lintas sektor. Kelemahan meliputi layanan terbatas pada faskes pemerintah, prosedur manual yang tidak efisien, kompetensi verifikator rendah, dan validitas data buruk. Peluang mencakup dukungan digitalisasi dan pemberian administrasi kependudukan bagi PGOT. Ancaman berupa peningkatan kasus PMKS, mobilisasi lintas wilayah, dan risiko kehilangan berkas. Meskipun didukung kerangka regulasi dan anggaran memadai, pelayanan PMKS terhambat oleh inefisiensi sistem manual dan kualitas data rendah. Strategi perbaikan meliputi implementasi E-Verifikasi terintegrasi, peningkatan kompetensi SDM, perluasan layanan ke faskes swasta, dan integrasi database PMKS dengan data kependudukan untuk mencapai penanganan terstruktur menuju UHC.

Preview Dokumen

Browser Anda tidak mendukung preview PDF.

Download PDF