Minah Fikriyah, Sassya Lintang Febrilian, Sekarima Tamadhanti, Anggun Dessita Wandastuti, S.KM, Dr. Eti Rimawati, S.KM. M.Kes
Universitas Dian Nuswantoro
Kesehatan Masyarakat
Tuberkulosis
Artikel
15 Januari 2026
Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global. Indonesia termasuk negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dan penularan TB lebih berisiko terjadi pada populasi khusus seperti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akibat kepadatan hunian, ventilasi yang kurang memadai, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Kondisi tersebut menuntut upaya deteksi dini melalui skrining dan identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian suspek TB di lingkungan rumah tahanan. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh WBP di Rumah Tahanan Kelas I Semarang dengan jumlah sampel 239 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara untuk mengidentifikasi gejala TB dan pemeriksaan radiologi rontgen dada (X-ray). Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact dan analisis multivariat dilakukan untuk menentukan variabel yang paling berhubungan dengan kejadian suspek TB. Hasil: Sebanyak 12,1% responden teridentifikasi memiliki gejala TB. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara riwayat pernah terdiagnosis TB (p=0,010) dan memiliki gejala TB (p=0,000) dengan kejadian suspek TB. Variabel usia, status gizi, kebiasaan merokok, dan status ODHIV tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat pernah terdiagnosis TB merupakan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian suspek TB (p=0,013).