Salma Bening Naffisa, Rania Reswanda, Deva Nur Febriana, Amelia Taryusri, Fadia Hilmi Aqila, Muhammad Zidan Kautsar, Kismi Mubarokah, Nur Syahidah Rahmawati, Destya Sari Widyaningrum, Helmy Grace Profita
Universitas Dian Nuswantoro
Kesehatan Masyarakat
Penyakit Menular
Artikel
16 Januari 2026
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting, terutama di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan distribusi sebaran penyakit diare di wilayah kerja Puskesmas Gunungpati, Kota Semarang, pada tahun 2022–2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan surveilans diare, Sistem Informasi Puskesmas, dan profil kesehatan. Seluruh kasus diare yang tercatat selama periode penelitian dijadikan subjek penelitian dengan metode total sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk pemetaan distribusi berdasarkan lokasi tempat tinggal pasien dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan kasus diare selama tiga tahun berturut-turut. Kelurahan Pongangan secara konsisten menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi pada tahun 2023 dan 2024, sedangkan Kelurahan Jatirejo mencatat jumlah kasus terendah setiap tahunnya. Berdasarkan jenis kelamin, kasus diare lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbedaan kondisi sanitasi lingkungan, akses air bersih, dan perilaku hidup bersih dan sehat antar wilayah berkontribusi terhadap variasi kejadian diare, sehingga upaya promotif dan preventif perlu diperkuat terutama pada wilayah berisiko tinggi.