Mujna Nurul Pramestya Hidayah, Kadek Dean Nugraheni Artanti, Faizatun Nisa’, Suharyo
Universitas Dian Nuswantoro
Kesehatan Masyarakat
TBC
Artikel
16 Januari 2026
Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Ketersedian data mengenai distribusi kasus TBC pada tingkat wilayah kerja Puskesmas Krobokan masih terbatas, sehingga diperlukan analisis spesial sebagai dasar perencanaan intervensi yang lebih terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pola sebaran kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Krobokan Kota Semarang selama periode 2023 – 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data dari sistem SEMAR BETUL (Semarang Berantas Tuberkulosis). Data kasus TBC dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk peta sebaran berdasarkan kelurahan dan RW menggunakan aplikasi GQIS versi 3.40. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kasus TBC, yaitu sebanyak 80 kasus pada tahun 2023, 2024 meningkat sebanyak 90, dan menurun di tahun 2025 menjadi 68 kasus. Secara keseluruhan kasus TBC tertinggi di kelurahan Krobokan, terutama di RW 8 yang secara konsisten memiliki jumlah kasus tertinggi. Penurunan kasus TBC pada tahun 2025 didukung oleh pelaksanaan berbagai kegiatan promosi dan intervensi kesehatan seperti Jingle TOSS TB dan kegiatan RAKSAH CUEK (Gerakan Bersama Cari Suspek). Namun, masih terdapat wilayah dengan kasus tinggi sehingga pengendalian TBC berlum berjalan secara merata. Oleh karena itu, pemetaan kasus TBC