Hubungan Usia, Jenis Kelamin, dan Pendidikan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Sekaran Tahun 2025

16 Januari 2026 Artikel 6 downloads

Penulis

DHIAH DHARMASTUTI PINUJI, ALIF FATWA RAMADHAN, ANJUMA SAKINATA V, CUT JAMILATUN MUNAWAROH NAZAR, SANDHIKA MUJI LAKSANA, A APRIANTI, WIDYA KENNARTI

Universitas

Universitas Dian Nuswantoro

Program Studi

Kesehatan Masyarakat

Topik

Kepuasan Pasien

Kategori

Artikel

Tanggal Upload

16 Januari 2026

Deskripsi

Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas. Puskesmas Sekaran Kota Semarang telah menerapkan Program Go Sambat sebagai sarana penyampaian aspirasi, kritik, dan saran masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Sekaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari kuesioner daring melalui sistem Go Sambat selama periode Januari–November 2025 dengan jumlah responden sebanyak 333 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann–Whitney, Kruskal–Wallis, dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia dewasa, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki tingkat pendidikan SMA/SMK/sederajat. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kepuasan berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan responden (p-value > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor demografis tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat kepuasan pasien, sehingga mutu pelayanan yang merata dan responsif menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan masyarakat di Puskesmas Sekaran.

Preview Dokumen

Browser Anda tidak mendukung preview PDF.

Download PDF